Ketahui Tentang Masjid Jamek

Jamek, atau Jumaat berarti Jumat dalam bahasa Melayu. Hal ini penting karena salat dilaksanakan setiap Jumat sore. Sholat Jumat sore sama pentingnya bagi umat Islam seperti halnya hari Sabtu bagi orang Yahudi, dan hari Minggu bagi orang Kristen. Masjid, seperti yang mungkin sudah Anda duga, berarti masjid.

Ada loket turis di sebelah kiri begitu Dilihat di Istanbul dalam Dua Hari seseorang memasuki kompleks masjid. Pastikan Anda berpakaian dengan baik. Untuk wanita, Anda diharuskan mengenakan jubah, yang bisa Anda dapatkan dari pusat wisata. Jika Anda ditolak masuk, yang cukup umum di akhir hari atau selama waktu sholat, tidak apa-apa. Hanya berdiri di gerbang dan mengintip ke dalam.

Sultan Selangor meresmikan Masjid Jamek pada tanggal 23 Desember 1909. Residen Selangor, atau administrator Inggris Selangor saat itu adalah HC Belfield. Produsen Kubah Masjid Enamel Baik mereka, maupun pejabat lainnya menyaksikan upacara yang digelar di luar Masjid tersebut.

Perancangnya adalah AB Hubback, seorang arsitek pemerintah yang tertarik dengan arsitektur Mogul India. Ini adalah masjid tertua yang masih ada di kota ini dan dibangun di lokasi pemakaman Melayu pertama. Masjid Jamek terletak tepat di pertemuan Sungai Klang dan Sungai Gombak.

Masjid Jamek dibangun dengan inspirasi dari masjid Mogul di India Utara. Padahal, ada banyak kesamaan antara masjid ini dan Masjid Jama di Old Delhi jika Anda pernah ke sana. Dinding bata dan tiang penyangga melengkung putih, atau pilar kecil serupa. Di sudut-sudutnya, Anda dapat melihat kubah dan menara, atau menara.

Ada tiga kubah raksasa di atas aula doa. Kubah tengah berdiri setinggi 21,3 meter atau 70 kaki dan diapit oleh dua kubah bawah. Kubah dalam arsitektur Islam sering menandakan kubah antara surga dan langit.

Aula doa biasanya kosong dan tanpa perabotan untuk memungkinkan jamaah sebanyak mungkin dalam satu sesi doa. Pada salat Jumat khas, tempat ini penuh sesak.

Aula terbuka ke ‘sahn’ atau halaman, yang sekarang telah ditutup untuk memungkinkan lebih banyak ruang. Anda bisa mengenalinya dengan tenda putihnya.

Ada juga dua menara bergaris merah dan putih. Mereka memiliki chatris kecil atau kubah berbentuk payung di atasnya. Ada sejumlah besar chatris kecil di bagian atas pintu masuk dan di sudut-sudut masjid.

Speaker ditempatkan di menara dan digunakan untuk menyiarkan azan, atau adzan. Anda bahkan mungkin mendengarnya selama tur ini.

Sampai pembukaan Masjid Nasional pada tahun 1965, Masjid Jamek menjabat sebagai masjid utama Kuala Lumpur.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *